Ujian Akhir Semester: Evaluasi KU untuk Lebih Baik
Ayah dan Bunda pekan ujian bukan momen menakutkan. Ujian merupakan sarana untuk melatih dan mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Selain itu ujian juga melatih mental dalam menghadapi ujian hidup dan tantangan. Karena proses belajar bukan hanya sekedar menerima dan memahami materi namun bagaimana proses ini menjadi bekal hidup yang berarti nanti.
Selama proses belajar dan persiapan ujian, anak-anak belajar untuk memanfaatkan waktunya untuk belajar dan terus meningkatkan kompetensi diri. Mulai dari proses memahami materi, mengaitkannya dengan realita kehidupan hingga mengaplikasikannya. Meski nilai bukanlah segalanya namun ujian melatih mereka untuk bersikap jujur dan tanggung jawab pada saat mengerjakan ujian. Bahkan Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
ومن صدق الله في جميع أموره، صنع الله له فوق ما يصنع لغيره.
“Siapa yang jujur kepada Allah dalam semua urusannya, niscaya Allah akan berbuat untuknya melebihi yang Dia perbuat untuk selainnya.”
[Sumber: Al-Fawaid, hlm. 272]
Ujian juga menjadi momen untuk memotivasi diri anak-anak agar lebih bersungguh-sungguh sehingga proses belajarnya semakin baik dari hari ke harinya. Ketika hasil ujian akhir diterima, ini akan menjadi evaluasi dan motivasi bukan hanya bagi anak-anak namun juga kita sebagai orang tua. Hingga benarlah bahwa ujian adalah evaluasi kita bersama agar lebih baik dari hari ini.
Bismillah, ma’an najah anak-anakku, tempuhlah ujian akhir semester ini dengan segenap kemampuanmu. Ibnul-Mubarok rahimahullah memberikan motivasinya untuk kalian,
لا يزال المرء عالما ما طلب العلم، فإذا ظن أنه قد علم فقد جهل.
“Seseorang akan tetap menjadi ‘alim (berilmu) selama ia masih terus mencari ‘ilmu, namun jika ia mengira (telah) berilmu (tiada belajar lagi) maka sungguh ia telah menjadi bodoh.” (Sumber: al-Mujaalasah wa Jawaahiril-‘Ilmi, jilid 2, hlm. 186)
#khoiruummah#sekolahtahfizh#sekolahislamterbaik#penghafalquran#hafizhquran

