Nak, Cintailah Dunia Secukupnya Saja!
Ananda shalih dan shalihah, antum tentu tahu kondisi terkini yang dialami oleh saudara muslim kita di Palestina saat ini? Namun ada yang lebih menyedihkan yaitu melihat respon saudara muslim lainnya atau pemimpin negeri-negeri muslim lainnya yang hanya mengecam bahkan mendiamkan. Seketika hadits Nabi Saw berikut ini seolah mengingatkan kita akan apa yang sebenarnya terjadi kini,
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يُوشِكُ الأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا ». فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ « بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزِعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِى قُلُوبِكُمُ الْوَهَنَ ». فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهَنُ قَالَ « حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ ».
Dari Tsauban, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Hampir saja para umat (yang kafir dan sesat) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring”. Kemudian seseorang bertanya,”Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?” Rasulullah berkata,”Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagai sampah yang dibawa oleh air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian ’Wahn’. Kemudian seseorang bertanya,”Apa itu ’wahn’?” Rasulullah berkata,”Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud dan Ahmad)
Al-Hasan rahimahullah mengingatkan kita tentang bahaya berlebihan mencintai dunia,
من أحب الدنيا وسرته ذهب خوف الآخرة من قلبه
“Barang siapa mencintai dunia dan merasa senang dengannya, akan hilang dari kalbunya rasa takut terhadap akhirat.
ومن ازداد علما ثم ازداد على الدنيا حرصا لم يزدد من الله إلا بعدا، ولم يزدد من الله إلا بغضا
Barangsiapa yang apabila semakin bertambah pengetahuannya justru semakin bersemangat mencari dunia, dia hanya akan semakin jauh dari Allah dan semakin dimurkai-Nya.” (Sumber: Raudhatul ‘Uqala wa Nuzhatul Fudhala, hlm. 35)
#khoiruummah#sekolahtahfizh#sekolahislamterbaik#penghafalquran

